Ferli Deni Iskandar, lulusan Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung dan Magister Manajemen Universitas Indonesia, berlatar hampir dua dekade sebagai konsultan teknologi informasi lintas industri, antara lain pertambangan, minyak dan gas, perbankan, telekomunikasi, serta badan usaha milik negara dan lembaga pemerintah. Sesudahnya, lebih dari satu dekade ia berkecimpung di ekosistem utilitas air dari kursi teknologi, sistem, data, dan tata kelola. Ia bukan insinyur air, bukan petugas lapangan, bukan pejabat PDAM, bukan direksi BUMD, dan bukan perekayasa material; fokusnya adalah membaca dampak: bagaimana teknologi seperti membran grafena berpotensi mengguncang ekonomi dan struktur industri air. Buku ini adalah studi independennya untuk membantu korporasi dan institusi publik mengarungi transisi teknologi yang sedang datang.
Penafian: Tulisan ini adalah pandangan pribadi penulis berdasarkan studi independen. Bukan merupakan pandangan institusional atau komitmen formal dari organisasi mana pun. Pembaca diharapkan memverifikasi secara independen sebelum menerapkan rekomendasi apa pun.